
Kabar Aqil
Ruang untuk mengenal pergerakan, membaca gagasan, mengikuti agenda, dan merawat jejak perjalanan kader dari masa ke masa.
Apa Kata Mereka tentang PMII?

“Tanamkan ke kepala anakmu bahwa hak asasi itu sama pentingnya dengan sepiring nasi.”

“Para aktivis PMII jangan takut jadi intelektual pengangguran. Banyak yang mesti dikerjakan di NU. Dan lapangan itu seluas, selebar kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia.”

“Tugas kita menyiapkan intelektual muda yang unggul. PMII harus memanifestasikan revitalisasi perjuangan melalui terobosan-terobosan inovatif dan implementatif di tengah ketatnya kompetisi global.”

“NU akan selalu setia menjaga NKRI, dan produk intelektual NU berasal dari PMII. Merekalah yang akan menjaga NU dan NKRI.”

“Saya merasa bahwa ini tempat menggodok dan mengasah bagi saya, leadership itu terasah dengan dinamika yang luar biasa, karena saya Ketua Cabang PMII Perempuan pertama di Indonesia”

“Kader PMII harus memiliki keyakinan penuh bahwa ajaran yang ditanamkan para pendiri mengandung dua kebenaran: Benar dalam beragama dan benar dalam bernegara.”

“Kalau kita beragama tapi masih membenci sesama manusia, maka kita harus hijrah. Karena manusia yang mengerti adalah manusia yang memanusiakan manusia.”

“PMII ini sekarang menjadi kekuatan terpelajar di Indonesia yang mau tidak mau mem-balance bangsa ini agar tetap tidak ke kiri dan tidak ke kanan. Karena PMII ini lahir dari rahimnya para ulama. Suka tidak suka PMII itu adalah penerus para ulama yang memang dari awal hadir ke Indonesia untuk menghantarkan Iman”

“Insyaallah kalau pernah minum 'air' PMII tidak akan luntur akidah Ahlussunnah Wal Jamaah-nya di manapun berada.”

“PMII sebagai gerakan mahasiswa yang menjunjung Islam rahmatan lil alamin harus bisa menangkal gerakan radikalisasi Islam dengan gerakan kebudayaan.”

“Yang menjadi intisari dari PMII itu tak lain adalah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja). Selesaikan Aswaja terlebih dahulu sebelum berpetualang akan berbagai macam diskursus yang ada di PMII.”
Terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.